Tutorial Programming dan Informasi Teknologi

December 20, 2016

Code Versioning Simulation using *Subversion (Part-1)


Terkait dengan tugas sebagai seorang trainer yang mendapatkan tanggung jawab "pemolesan" terhadap beberapa teman programmer, kali ini saya akan coba membahas dasar - dasar versioning menggunakan Subversion dan selanjutnya disebut SVN. SVN adalah sebuah perangkat lunak "Gratis" yang bertugas menjaga alur masuk dan keluarnya sebuah kode yang ditulis programmer. Perangkat lunak versioning berbayar yang biasa penulis pakai adalah  Microsoft Team Foundation Server , tapi karena judulnya adalah versioning Gratis ya mau tidak mau perangkat lunak tersebut harus kita lupakan sejenak.

Untuk penulisan judul, tanda * didepan SubVersion menyatakan bahwa ada beberapa perangkat lunak bantu yang saya gunakan, alasannya klasik untuk menambah kecepatan bagi kita - kita yang kurang lancar dalam menggunakan console/command. Perangkat yang dimaksud adalah "GUI" bagi subversion berbasis command prompt.

Perangkat bantuan yang saya maksud adalah:
  1. VisualSVN Server : Software buatan VisualSVN(Nama yang terdapat pada Halaman Web resmi) ini merupakan jembatan bagi para pemula karena memberikan kemudahan pengaturan dan pembuatan server bagi repositori (Tempat code kita berada) , anda bisa mendapatkan produk ini secara Gratis pada Link ini (https://www.visualsvn.com/server/download/). Pilih dan sesuaikan dengan laptop ataupun PC yang anda miliki.
  2. RapidSVN: Software Subversion Client bisa didapatkan di link ini ("http://www.rapidsvn.org/"). Berfungsi sebagai SVN Client, Software ini sangat membantu administrasi code dari dan ke SVNServer. Bentuk dari RapidSVN kurang lebih seperti gambar dibawah ini.
Untuk Arsitektur nya penulis menggunakan dua buah Virtual Machine yang keduanya akan berfungsi sebagai server maupun sebagai Client. Virtual Machine pertama adalah Virtual Machine dengan Windows 7 sebagai sistem operasinya, Virtual Machine yang kedua adalah Virtual Machine dengan Linux Mint sebagai sistem operasinya. Virtual Machine pertama akan berfungsi sebagai Subversion server dan Virtual Machine kedua yang akan berfungsi sebagai Client.
Penulis menggunakan Oracle VirtualBox sebagai mesin pengatur Virtual Machine. Pastikan server dan client bisa berkomunikasi satu sama lain. Untuk memenuhi kriteria ini saya menggunakan Network "Host Only" bagi kedua Virtual Machine tersebut.
Oke mari kita beranjak pada pengaturan konfigurasi pada Virtual Machine pertama. Virtual machine yang bertugas sebagai server ini berisi Windows 7 sebagai sistem operasinya. Mesin server ini akan berkomunikasi dengan Mesin Client, agar komunikasi bisa berjalan maka kedua mesin tersebut harus dalam segmen jaringan yang sama.
Penetapan aturan "HostOnly" untuk jaringan setidaknya tersiri atas 3 langkah:
1. Klik setting pada jendela Oracle Virtual Box Manager.
2. Klik Network
3. Pilih / isi Combobox "Attached to" dengan pilihan "Host-Only" Adapter.
Settingan yang sama berlaku untuk kedua Virtual Machine. Setelah setting terhadap network telah dilakukan , pastikan kedua Virtual Machine Bisa berkomunikasi. Ketikkan perintah "Ping" terhadap IP mesin yang lain pada command prompt atau console. Pastikan Reply seperti gamabar dibawah (jika ping pada VM client("linux mint"))  .

Jika Output seperti gambar diatas sudah anda dapatkan, Maka bisa dipastikan kedua Virtual Machine sudah dapat berkomunikasi. Langkah selanjutnya adalah menginstall SVNServer pada Virtual Machine pertama (Virtual Machine dengan Windows 7). Tidak ada yg aneh, ikuti saja perintah2 nya, pilihan yang harus diperhatikan adalah pemilihan edisi, pastikan Standard Edition yang anda pilih agar tetap "Gratis". Jika proses instalasi berhasil , klik VisualSVN Manager maka anda akan mendapatkan tampilan seperti dibawah ini.
Munculnya gambar diatas menyatakan bahwa server repositori siap digunakan. Kita cukupkan dahulu artikel pembuka ini , selanjutnya pembuatan repositori akan penulis bahas pada penulisan selanjutnya.

2 comments:

  1. ini buat apa yah mas? kebetulan saya terjun di programming, skarang mau masuk dunia kerja

    ReplyDelete
  2. ini untuk manajemen / pengaturan terhadap code yang akan digunakan bersama2 oleh programmer dalam satu tim

    ReplyDelete

Contact Form

Name

Email *

Message *